Teori Kognitif Sosial Bandura Pdf
Artikel ini perlu agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini. Teori Kognitif Sosial ( Social Cognitive Theory) merupakan penamaan baru dari Teori Belajar Sosial ( Social Learning Theory) yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Penamaan baru dengan nama Teori Kognitif Sosial ini dilakukan pada tahun 1970-an dan 1980-an. Ide pokok dari pemikiran Bandura ( Bandura, 1962) juga merupakan pengembangan dari ide Miller dan Dollard tentang belajar meniru ( imitative learning).
1 TEORI KOGNITIF SOSIAL ALBERT BANDURA Didi Tarsidi Universitas Pendidikan Indonesia PENDAHULUAN Teori kognitif sosial, yang dikembangkan oleh Albert. Teori Kognitif Sosial (Social Cognitive Theory) merupakan penamaan baru dari Teori Belajar Sosial (Social Learning Theory) yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori pembelajaran sosial menyatakan bahwa faktor-faktor sosial/ lingkungan, kognitif dan. Sosial Bandura merupakan teori yang. MAKALAH1.pdf (diakses pada 19. Teori Kognitif Sosial - Free download as Powerpoint Presentation (.ppt), PDF File (.pdf), Text File (.txt) or view presentation slides online.

Pada beberapa publikasinya, Bandura telah mengelaborasi proses belajar sosial dengan faktor-faktor kognitif dan behavioral yang memengaruhi seseorang dalam proses belajar sosial. Teori ini sangat berperan dalam mempelajari efek dari isi media massa pada khalayak media di level individu. Daftar isi • • • • Konsep-konsep Utama dari Teori Kognitif Sosial [ ] Sudah jelas bahwa konsep utama dari teori kognitif sosial adalah pengertian tentang obvervational learning atau proses belajar dengan mengamati.
Jika ada seorang 'model' di dalam lingkungan seorang individu, misalnya saja teman atau anggota keluarga di dalam lingkungan internal, atau di lingkungan publik seperti para tokoh publik di bidang berita dan hiburan, proses belajar dari individu ini akan terjadi melalui cara memperhatikan model tersebut. Terkadang perilaku seseorang bisa timbul hanya karena proses modeling. Modeling atau peniruan merupakan ' the direct, mechanical reproduction of behavior, reproduksi perilaku yang langsung dan mekanis( Baran & Davis, 2000: 184). Sebagai contoh, ketika seorang ibu mengajarkan anaknya bagaimana cara mengikat sepatu dengan memeragakannya berulang kali sehingga si anak bisa mengikat tali sepatunya, maka proses ini disebut proses modeling. Sebagai tambahan bagi proses peniruan interpersonal, proses modelingdapat juga terlihat pada narasumber yang ditampilkan oleh media. Misalnya orang bisa meniru bagaimana cara memasak kue bika dalam sebuah acara kuliner di televisi.
Meski demikian tidak semua narasumber dapat memengaruhi khalayak, meski contoh yang ditampilkan lebih mudah dari bagaimana cara membuat kue bika. Di dalam kasus ini, teori kognitif sosial kembali ke konsep dasar ' rewards and punishments' -- imbalan dan hukuman-- tetapi menempatkannya dalam konteks belajar sosial. Baranowski, Perry, dan Parcel ( 1997) menyatakan bahwa ' reinforcement is the primary construct in the operant form of learning' (p.161)-- proses penguatan merupakan bentuk utama dari cara belajar seseorang. Proses penguatan juga merupakan konsep sentral dari proses belajar sosial. Netbeans Calculator Code there. Di dalam teori kognitif sosial, penguatan bekerja melalui proses efek menghalangi ( inhibitory effects) dan efek membiarkan ( disinhibitory effects). Inhibitory Effects terjadi ketika seseorang melihat seorang model yang diberi hukuman karena perilaku tertentu, misalnya penangkapan dan vonis hukuman terhadap seorang artis penyanyi terkenal karena terlibat dalam pembuatan video porno.
Dengan mengamati apa yang dialami model tadi, akan mengurangi kemungkinan orang tersebut mengikuti apa yang dilakukan sang artis penyanyi terkenal itu. Sebaliknya, Disinhibitory effects terjadi ketika seseorang melihat seorang model yang diberi penghargaan atau imbalan untuk suatu perilaku tertentu. Misalnya disebuah tayangan kontes adu bakat di sebuah televisi ditampilkan sekelompok pengamen jalanan yang bisa memenangi hadiah ratusan juta rupiah, serta ditawari menjadi model iklan dan bermain dalam sinetron karena mengkuti lomba tersebut. Menurut teori ini, orang juga akan mencoba mengikuti jejak sang pengamen jalanan. Efek-efek yang dikemukakan di atas tidak tergantung pada imbalan dan hukuman yang sebenarnya, tetapi dari penguatan atas apa yang dialami orang lain tapi dirasakan seseorang sebagai pengalamannya sendiri ( vicarious reinforcement). Menurut Bandura ( 1986), vicarious reinforcement terjadi karena adanya konsep pengharapan hasil ( outcome expectations ) dan harapan hasil ( outcome expectancies ).
Comments are closed.